Postingan

Apa nunggu vonis baru bergegas?

Gambar
Apa nunggu vonis baru bergegas? Sebuah tulisan renungan di akhir-awal tahun, dari aku yang menghabiskan hampir dua pekan liburan dengan sakit typus. Pusing itu tak juga pergi dari kepala ku. Sejak kemarin malam (20/12/21) sesampainya aku di rumah, pusing ditambah badan panas terus menyerang diriku. Aku yang cukup jarang sakit mulai khawatir, pasalnya, sudah lebih dari tiga hari panas-pusing-mual terus menghiasi hari hari ku. Kadang panas turun, kadang suhu tubuh kembali naik dan panas. Kadang kepala terasa ringan, kadang terasa pusing dan berat di bagian belakang. Ah... Entahlah, aku benar benar bingung, ada masalah apa dalam tubuhku.  Hari ke lima demam yang naik turun dan pusing yang kerap melanda, akhirnya aku dan ibu memutuskan untuk periksa ke puskesmas. Dari cek gigi sampe tensi, nggak ditemukan masalah apapun dalam tubuhku. Aku semakin deg degan bukan main, pasalnya, beberapa hari yang lalu saat membaca salah satu aplikasi kesehatan di internet, tertera bahwa tanda sakitku i...

Hidup Dia Kok Enak Banget ya. Tapi Aku, Sebaliknya....

Gambar
Istri cantik, nikah muda, bahagia, finansial oke banget, eh ternyata umurnya ga panjang. Paras cantik blasteran, ceria, lahir dari keluarga kaya, terkenal, banyak yang sayang, tapi punya sakit berat dan usianya pun ga panjang. Hidup dari keluarga sederhana, usia masih muda, nikah dengan seorang kawan dengan proses yang cukup mudah, ternyata meninggal saat usia pernikahan belum genap setahun. Atau, ada juga, seorang wanita cantik, kulit putih bersih, cukup terkenal, kuliah S1  full beasiswa di Turkey, menikah diusia muda dengan lelaki yang baik hati serta tampan. Keluar negeri, oh tentu sering. Tapi ternyata, beberapa pekan setelah melahirkan sang buah hati pertama, qodarullah harus pulang ke Rahmatullah.  Kematian memang silih berganti. Mengerikan, tapi kita pun akan memasuki alam kubur pula. Tinggal menunggu masa. Kenapa sih ngambil contohnya yang serupa gtu.... Iya, karena seringkali kita merasa iri atau pengen sesuatu yang orang lain punya, sampe ada ditaraf, "kok gue nggak...

Dear My Love

Gambar
Sejak usia SD, aku selalu merindukan sosok adik perempuan lucu. Selalu berucap pada ibu bahwa aku ingin punya adik, khususnya adik perempuan. Simpel saja alasannya, aku ingin bermain boneka, dan berbagai permainan perempuan bersamanya. Tapi takdir berkata lain, aku tak punya adik perempuan, melainkan adik laki laki.  Maka, kehadiranmu dua th ini adalah jawaban atas doa doa ku di masa lalu. Hadir mu adalah hadiah atas doa ku sejak dulu. Meski keponakan, tapi hadirmu seperti adik ku, adik kecil lucu nan cantik. Dear my love, terimakasih telah bersedia mengukir kenangan indah setahun ini. Keceriaan mu membuat hari hariku semakin berwarna.  Tahun kemarin adalah tahun penyesuaian ku memasuki th th sibuk penuh agenda. Amanah semakin bertambah dengan pekerjaan yang tiada habisnya. Lelah, letih, tentu dirasa. Tp kehadiran mu dalam hidupku membuat lelahku sirna, saat dirimu menyambutku di ambang pintu setiap sore dan malam hari. Dear my love, maafkan aku yang sering tak sepenuhnya hadi...

Yang Unik Dari Diriku

Gambar
Kira-kira apa yang unik dari semangkuk cakue dan segelas susu ini? Rasanya tak ada bukan.... Iya, sekilas ini hanyalah kudapan biasa. Tapi dari menu pagi ku, teman kerja ku mengamati dan bilang, "cakue mulu tiap hari. Emg ga bosen? Kayaknya udah seminggu lebih deh." Aku yang mendengar ucapan teman ku tersebut hanya tersenyum tipis. "Iya emang gini anaknya. Kalo lagi sukaa sama makanan tertentu, bisa makan itu tiap hari berturut turut tanpa skip. Kalo lagi suka cakue, ya makan cakue tiap hari. Kalo lagi demen sama nasi uduk dan *cungkring, ya makan itu tiap hari." Menurutku, ini unik. Dalam sepekan atau dua pekan makan makanan yg sama tiap pagi tanpa skip (kecuali puasa) dan ga bosen bosen. Unik ga sih hehehe. Jarang ada orang yang seperti ini. Eh apa kalian juga gini???? #ceritaselma Hanan Wijdan Amalia Selma Tegallega, Bogor tengah  1 Desember 2021 NB: cungkring adl sate kikil berbumbuh makanan Bogor yg unik dan enak 😊

Obat Anti Galau

Gambar
Terjungkal, terjerembap, tersungkur. Tiga kata itu cukup menggambarkan diriku di permainan kemarin.  Bola tembak, begitu kami menyebut permainan itu. Lapangan pasir diisi dua kelompok yang saling melempar bola kertas agar mengenai lawan.  Tak jarang teriakan kencang spontan terucap kala bola hampir mengenai diri. Tak peduli keadaan, aku terus menghindar dari lawan, tak sadar terlalu kencang berlari, badan pun terguling diatas tanah pasir untuk kesekian kalinya.  Dengan beringas, kembali mengejar lawan dan berteriak untuk membuat panik pada lawan. Nafasku tersengal, terdengar jelas tarikan dan hembusan nafas yang sangat kencang, "hosh hosh"  Siang terik itu membuat perlombaan terasa semakin sengit. Dua kelompok beradu kekuatan demi memperebutkan juara lomba. Ya, ini memang bukan perlombaan sebenarnya, melainkan permainan biasa untuk meramaikan acara. Namun suasana permainan membawa kami pada situasi seru. Adu tenaga dan strategi makin lama makin memanas....

Pesan Penting Jika Aku Meninggal

Gambar
Cepat atau lambat, gelar jenazah akan terpatri dalam diri kita.  Kaya, miskin, tua, muda, cakep, jelek, semua yang bernyawa pasti akan mati. Tak terkecuali aku, kamu, dan semua teman kita. Jika sudah saatnya, maka malaikat maut akan datang menjemput kita. Tak bisa mengulur waktu, meski satu detik. Kawan... Sebelum gelar jenazah ada dalam diriku, bolehkan aku menyampaikan satu hal penting padamu? Satu hal penting yang bisa membuatku lebih bahagia di alam sana, jika suatu saat aku mendapat giliran kematian itu. Kelak, jika aku sudah terbujur kaku tak bernapas... Izinkan aku meminta satu hal padamu kawan. Izinkan aku mendapat hadiah terindah di alam kubur sana. Hadiah terindah yang akan menerangi gelapnya liang lahat. Yang bisa membantu melegakan sempitnya tanah kuburan Hadiah terindah itu adalah DOA. Sudikah kau mendoakan aku? Mendoakan dengan Al Fatihah tulus yang datang dari hati. Bukan sekedar bacaan formalitas tanpa menghayati. Kawan, bolehkah kau selipkan namaku dalam setiap doa...

Ditolak Lagi

Gambar
Kamu tau, apa rasanya ditolak? Sakit bukan... Perih, sedih, dan tak kuasa menahannya. Rasanya, sakit adalah kata yg tepat untuk menggambarkan sebuah penolakan. Apalagi penolakan kesekian kalinya. Ya, kali ini aku kembali ditolak. Setelah berupaya sebaik mungkin menyiapkan diri, menata diri, dan menunggu kepastian itu, dan ternayata hasilnya ditolak lagi. Namun yang luar biasa dari penolakan kali ini, aku tak merasa sakit dan kecewa sedikit pun. Tak ada perasaan perih dari dalam hati. Tak seperti penolakan sebelum sebelumnya, kali ini aku tak merasakan kepahitan itu. Justru sebaliknya, selepas mendapat penolakan, aku malah tenang dan hati terasa plong. Ucapan terimakasih kusampaikan pada diriku yg berani mencoba dan bersabar 'terimaksih aku, sudah mencoba' Dan dr penolakan kali ini aku belajar satu hal... Bahwa sebuah penolakan tak kan terasa menyakitkan bila kita tak berekspektasi tinggi.  Sebuah penolakan tak kan terasa pahit, jika kita tak berharap berlebihan. Tidak terus men...