Oktober 2022 lalu tiba² ke Bandung karena menggantikan fasil Kubik. Alhamdulilah rezeki bs jalan² dan foto² di dekat masjid raya Bandung. Syuuuka sekali bs mengabadikan moment di sini. Nitip foto ya blog!!!🥰🤩
Kutuliskan untuk teman temanku. Terkhusus teman-teman pendidik sejati, orang tua luar biasa, serta calon orang tua hebat di masa depan🌷 _______ "Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia." Kita semua pernah mendengar kalimat tersebut bukan? Tentu, kalimat Bung Karno saat itu bukanlah ilusi semata. Atau bualan di siang bolong. Namun itu adalah kalimat tegas, yang bermakna betapa besarnya pengaruh pemuda bagi dunia. Tapi pertanyaannya, kok sekarang malah kebalikan ya? Kenakalan remaja terjadi di mana-mana. Usia SMP-SMA atau bahkan usia Mahasiswa tapi perilaku masih belum dewasa. Nah.. Ada perbedaan di sini. Kalo kita cermati, kalimat yang dilontarkan oleh Bung Karno menggunakan kata pemuda. Buka remaja. Pemuda dan remaja adalah dua kata yang beda. Maknanya pun tak sama. Remaja identik dengan kenakalan, masa anak-anak susah berlalu, tapi belum layak di sebut seseorang yang dewasa atau pemuda. Jadi memang sebenarnya, kata remaja ini tidak pernah ada dalam ...
"Baiknya mulai dari mana mas?" Tanyaku singkat setelah memaparkan hasil briefing dan diskusi bbrp hr yg lalu... "Mulai dari semangat!!" Jawabnya singkat. Aku tersenyum tipis "lha kalo semangat dan niat mmg sedari awal dong mas" "Lho mmg hrs memulai dari semangat, karena ga mudah, kemungkinan akan bertemu lelah, dan harus siap dengan berbagai penolakan serta respon tak tertebak" begitu jelasnya. Ya... Pagi ini aku bertekad untuk mulai langkah. Ini mmg hal baru buatku, maka khawatir, bingung sehingga banyak bertanya pada senior menjadi respon spontanku. Semangat dulu yang penting. Melangkah dengan telaten meski hasil entah seperti apa. Bukankah tugas kita melangkah.... Kalo kata suamiku "Sudut pandangnya diganti coba. Ini nikmat loh... Kesempatan yg adek dapet itu nikmat yang ga semua orang dapetin loh... Dan seru kan, karena bisa belajar hal baru, eksplor, dan dapet insight baru. Seru banget kok. Melangkah aja, apapun hasilnya serahkan p...
📷: unsplash Bapak ibu, seluruh orang tua, dan calon orang tua... mohon izin untuk menuliskan hal ini. Aku yang bodoh, tak banyak ilmu yang dimiliki, aku yang lemah, dan tak berdaya saat terlahir di dunia ini… Bisa seperti sekarang juga karena kasih dan pengorbanan mu, orang tua ku. Tapi izinkan aku menyampaikan hal ini, semoga membuat keluarga kita lebih baik kedepannya, khususnya bagi adik-adik dan generasi berikutnya. Beberapa hari yang lalu aku mengikuti webinar (seminar online) dari akademi trainer. Dalam kelas online tersebut dibahaslah tema Membangun tanggung jawab dengan cinta. Materi yang disampaikan berdasarkan pengalaman Bu Dini Sumaryanti (fasil ku di Akademi Trainer Speak to Change), seorang Expert Islamic Parenting mengantarkan tiga anaknya mendapat beasiswa penuh ke luar negeri. Berikut resume dan materi yang disampaikan dalam kelas online tersebut. • Bagaimana membangun tanggung jawab dengan cinta… Kuncinya ada di sini… (menurut Dianne bauri...
Komentar
Posting Komentar