Postingan

Nasihat Untuk Pernikahan

Gambar
"I need your advice kak" ucapku ke kak Icha.  Tak menyangka dgn tulus dan serius beliau tuliskan pesan panjang sebagai bekal untuk pernikahan ku. Dan ini ucapan beliau... Jangan melihat, jangan mendengar, jangan menuntut, jangan meminta Jangan melihat apa yg menjadi kekurangannya, jangan mendengar dari orang apa kekurangannya, jangan menuntut apa yg sulit dia lakukan, dan jangan meminta apa yg sulit dia lakukan Artinya apa, fokus pada kelebihannya. Adapun kalau pasanganmu nanti salah atau kamu merasa kurang tepat. Laki2 itu hanya butuh dikasih saran. Misal kamu merasa harusnya ini tapi ke laki2 gak bisa gitu. Lebih ke saran sisanya dia yg putuskan Lalu ada hambatan yg harus dilalui berdua bukan seorang diri. Dulu hambatanku adalah aku berjuang untuk mencari nafkah dan berusaha menghidupi dia dan keluarganya tapi dia tidak. Jadi berat saat aku merasa kehilangan kasih sayang Saat ada masalah nanti pastikan kalian berdua tau, saling diskusi dan saling ambil keputusan. Jangan men...

Tinggi Tak Selamanya Indah

Gambar
Gapapa ga tinggi asal tinggi budi pekertinya sehingga tak mungkin sengaja menyakiti  Gapapa ga tinggi, asal tinggi ilmunya, diterapkan, dan pembelajar sejati Gapapa ga tinggi asal tulus menenangkan, tetap menarik kok dengan parasnya  Gapapa ga tinggi, asal sehat proporsional dengan pola hidup yang tepat, bukan kah kau butuh itu....  Gapapa ga tinggi, toh hangat keluarga dan dirinya terasa dan membuat diri terasa berharga hangat bukan main ~~~ Gapapa ga tinggi, asal ucapannya bisa dipegang, bukan sekedar indah dilisan atau lip service alias mengingkari apa yg diucap saat awal, sungguh itu menyakitkan. Gapapa ga tinggi, karena yang tinggi bisa saja menyakiti dgn bermudah mudahan dgn lawan jenis seenaknya, membiarkan matanya berkeliaran pada pandangan yg diharamkan, dan ini sangat menyakitkan hati Gapapa ga tinggi, karena tinggi tak jadi jaminan kebahagiaan, toh mereka yg katanya couple goals dgn parasnya yang tinggi atletis rupawan banyak yg pisah (re: divorce)  Gapapa...

Sinar Indahnya

Gambar
Ada yang tampak indah berkilauan bak emas putih cemerlang warnanya. Indah dari jauh, terasa berkilau saat belum dimiliki, namun saat dekat rasa membuncah dan keindahan itu tak begitu berarti, hilang sirna entah kemana layaknya fatamorgana air ditengah oase gurun pasir. Begitulah, keindahan itu tak kekal, hanya bertahan sementara dan akan sirna hingga waktunya. Biarkan yang indah tetap indah dengan sinarnya. Biarkan berlari bersama sang mentari. Karena ia yang indah tak akan begitu berarti jika tak sejalan dan lain arah tujuan.  Terimakasih atas indahnya, kesan memori tak terlupa meski sekejab, singkat namun menyenangkan. Bersinarlah dengan cahayamu, dijalan yang memang dipilih.  Aku memilih yang indah secukupnya dengan arah yang sama sesuai dgn yg ku punya, karena itu yang kubutuhkan dan cukup bagiku InsyaAllah. Karena diatas indah, akan selalu ada yang lebih indah. Diatas awan akan selalu ada awan. Tak akan ada puasnya jika menjadikan indah sebagai tolak ukur utama. Jadi, mer...

Nomaden Dadakan Kayak Tahu Bulat

Gambar
"Selma, besok bantu nge fasil ya, di Bandung. Karena super mendadak harus menggantikan rekan kita" suara sist Dhita diseberang telpon saat aku baru saja akan melangkahkan kaki ke masjid tepat  selepas kelas pertama dimulai sore kemarin.   Aku yang setengah percaya mencoba mencerna berpikir sesaat, lantas  mengiyakan dan coba mengatur strategi langkah yang harus ku lakukan untuk tetap memikirkan peran dan aktivitas ku di Semarang.  Dengan secepat kilat aku coba menuliskan semua yang perlu kulakukan untuk berangkat ke Bandung dalam dua jam setelah informasi kudapat atau jam 22.20 tersebut.  Bagaimana tidak, aku perlu tes antigen untuk keterangan tidak covid, mencari pinjeman beberapa pakaian sesuai warna  (maklum saya anak kos haha), cari tiket di stasiun (belum tentu dpt, karena diaplikasi udah abis), beres², aku harus melakukan itu semua dalam durasi kurang dari dua jam, padahal saat itu aku masih ada kelas kedua yang berlangsung.  Jadilah pikiran...

Antara logat dan profesi

Gambar
"buat kita yg kerjanya sering ketemu org, dibidang training, dan semacamnya, jangan sampe logat daerah kita terlalu kental sampe ketahuan kita org mana. Apalagi utk kesan pertama, usahakan jgn kebaca kita org mana. Kalo masih terlalu kental logatnya, keliatan kurang profesional. Ada ilmunya lho" Akupun sepakat sm kalimat singkat kakak² senior ku. Makanya, ngobrol sm temen² Jabodetabek, bikin podcast, adl caraku buat mempertahankan logat non medhok ku, biar tetep bs on off in logat kapan aja. Karena kalo logat jarang dipake, cenderung lupa, apalagi kan mayoritas temen² ku skrg temen2 jowo banget yg logat Jawanya tebel dan khas banget.  Jujurly, aku bangga dengan logat medhok. Asik didenger, unik, dan menyenangkan punya logat. Tp tuntutan profesionalitas mengharuskan untuk mempertahankan ketidak medhoan ku.  Soalnya kalo udh di rmh, bicara bahasa Jawa, pasti logat medhok udh auto keluar dan on off antara medhok dan non medhok jadi susah. Jadilah berpodcast ria adl caraku utk me...

Masih Tentang Perjalanan

Gambar
Dua tahun yang lalu. Dgn ritme perjalanan yang mirip: Kendal (tp skrg Semarang) - Jatinegara - Manggarai - Bogor  Tp waktu itu udh sampe Depok dan diminta balik ke Jakarta.  Memori itu tak pernah hilang apalagi lekang dlm ingatanku. Gimana rasanya, gimana pecahnya tangisku di gojek, di KRL dgn perasaan tak menentu. Suasananya, rutenya mirip.  Masih bergetar juga mengingat hal itu. Aku menerima, tp aku tak kan lupa. Aku terima sebagai proses dan perjalanan hidup, yg dgn nya lah aku berproses dan mendapat sejuta hikmah, tp aku  mustahil lupa rasanya. Alhamdulillah, hampir dua th yg lalu perjalanan panjang itu bs sampai skrg. Meski dgn ritme yg mirip, tp suasana kali ini lebih menyenangkan.  Kalo dulu berdebar tak karuan, pecah tangisku di sepanjang perjalanan Jakarta - bogor, tp kini aku telah belajar bahwa percaya sama Allah bukan sj terkait menyiapkan hati dgn apapun yg akan terjadi, tp juga SIAP MELEPASKAN, SIAP TAK MEMILIKI. Karena kesiapan tak memiliki, kesia...

Membuktikan Teori Belajar Albert Bandura

Gambar
Perkembangan anak terjadi dalam serangkaian tahap, jika ada satu tahap perkembangan yang terlambat, maka akan ada efek dimasa setelahnya. Kepribadian sehat dibentuk dari orang tua yang sehat secara mental.  Kalimat tersebut menjadi pembuka awal kelas kami. Ya, Selasa dan Rabu lalu baru aja belajar tentang psikologi perkembangan teori perkembangan psikososial Sigmund Freud dan Teori Belajar Albert Bandura. Kalimat tersebut memang benar adanya. Bahwa anak sehat secara kepribadian terlahir dari orang tua yang sehat pula secara mental.  ---- Izinkan aku bercerita tentang kisah singkat ku yang berkaitan dgn teori tersebut  Aku memang bukan terlahir dari keluarga kyai, ustadz besar. Tapi aku bersyukur terlahir ditengah keluarga yang selalu positif vibes. Bapak yang tidak pernah kudengar mengeluh, ibu yang selalu semangat, juga dengan kalimat dan aktivitas positif yang mengelilingi kami sejak kecil.  Tentu, tak selalu sempurna tanpa celah salah, tapi sebagian besar hidupku ...